Thursday, January 06, 2011
Lelah. Ya, perempuan itu sangat lelah. Dia selalu ingin mengakhiri semuanya, bukan karena perempuan itu tidak memikirkan perasaan lelaki itu, tetapi karena dia berpikir untuk kebaikan lelaki itu.Perempuan itu pasrah. Perempuan itu hanya bisa menangis. Maksud baiknya tidak pernah dan tidak akan bisa dimengerti lelaki itu. Pesan yang sampai sebegitu buruknya dan dia tidak pernah memikirkan sejauh itu. Perempuan itu pun tidak bisa meluruskannya, juga tidak bisa memberikan pengertian kepada lelaki itu. Mungkin dia terlalu bodoh dan naif, tetapi yang pasti, tak ada secuilpun niat jahat dihatinya.
Perempuan itu merasa lelaki itu sudah tak mengenalnya lagi. Lelaki itu mungkin telah membencinya, karena lelaki itu bilang sudah tidak peduli padanya dan tidak pernah akan memaafkannya. Perempuan itu merasa apapun yang akan dia katakan, sudah tidak bisa diterima oleh lelaki itu. Kata maaf pun sudah tak berarti lagi. Dan akhirnya, perempuan itu memilih diam, dan berharap suatu hari nanti lelaki itu akan memaafkannya.




Post a Comment
0 Comments:
Post a Comment